Rabu, 15 Juli 2015

It’s not a big deal

It’s not a big deal


At this time, i’m still alone at my room. I don’t wanna do anything right now. I can’t sleep, i can’t think about anything else except my recent stuff.it happened last night and yes, i slept at 3 AM and got up at 6 AM in the morning. I felt as freakish. I don’t know how my face at that time, and my feelings were so bad. I’m frustrated since then. I feel like i’m scared to meet them all. I didn’t something bad, i thought that it was not really bad, but it has effects, and it makes me don’t wanna see the day future.
I’ve been said sorry to her, she forgave me and that’s all. But No!!! It doesn’t stop there. There is something left behind after that. It’s like how the world will see me? I know that it is so pleonastic. But i can’t deny that i’m worried about that.
I couldn’t sleep well last night, cause those things disturbed my mind all night long. Until this time.
“ENJOY!ENJOY!ENJOY”
“She is not terrified as you think”

“PLEASE BE REALISTIC!!!IT IS NOT A BIG DEAL. IT IS ONLY A MISUNDERSTANDING”

Sorry

i can't sleep right now, i opened the laptop and started to writing things. i come up on this line. there is something here - my head, those are flying around and don't wanna stop. i feel frustrated in time. sorry for making you in trouble. i didn't have any intention to make this worse. i'm wide awake. and don't know what should i do right now?
i'm in trouble, a small thing becomes bigger, bigger and bigger now. Wanna sleep actually, put the craziness happening along this day disappear trough the dreams that will be come up tonight. you can sleep tight now but i don't. i can't close my eyes even just for a while.
good night...i will preparing myself to pick up the dawn tomorrow. it left 3 hours from now.

"Sorry, in making you in trouble. Me Too...Let's solve this stuff soon"

Senin, 02 Februari 2015

“Andai Aku Masih Sekuat Dulu”

Iya, mungkin pemikiran seperti itulah yang akhir-akhir ini sering muncul secara tiba-tiba. Entahlah, tapi memang ada benarnya. Semuanya seakan terus menguji kesabaranku. Mungkin dulu aku berhasil melewati ujian kesabaran yang sangat tidak mudah itu. Tapi untuk sekarang, rasanya aku sudah lelah untuk terus bersabar. Aku tidak berhenti mencintai dan menyayanginya, hanya saja aku sudah sangat lelah bersabar untuknya, untuknya yang masih belum bisa menerima kekuranganku sepenuhnya. Aku yang gampang marah dan ngambekan ini, aku yang katanya tidak pernah bisa mengerti dia, aku yang katanya tidak sabaran dan aku aku yang lain. Aku hanya berfikir, “kurang sabar kah aku ini? Ketika kamu menyadari aku yang masih di sini setelah apa yang sudah kamu lakukan dulu kepada aku?” Masih kurang ya sabarku? Harus seperti apa lagi?

Ketika aku membutuhkan dia, membutuhkan suntikan semangat, membutuhkan bahu untuk bersandar, membutuhkan tempat untuk sekedar sharing segala hal, dan yang lainnya, aku tidak pernah mendapatkan itu. Aku belum menemukan semua itu pada dirinya, malah aku mendapatkan semua yang tidak aku dapatkan di dia dari orang lain – orang lain yang katanya sangat menyayangiku. Iya, aku tau itu sebenarnya, aku tau mana yang benar – benar mencintaiku dan menginginkanku dalam hidupnya dan mana yang hanya sekedar mencintaiku saja. Aku hanya berusaha menjadi orang yang terus menjaga komitmen, aku bisa saja pergi dan memulai sebuah hubungan dengan orang lain yang lebih membuat aku nyaman, yang lebih mencintaiku dan bisa lebih menerima aku apa adanya, tapi aku masih di sini, masih bertahan untuk orang yang (mungkin) tidak pernah merasa bahwa aku sangat mencintainya, bahwa aku menginginkannya. Sebenarnya aku hanya terlihat  bodoh ketika bersamanya, aku merasa menjadi orang lain ketika bersamanya, berusaha menjadi orang yang bisa ia terima. Tapi aku masih di sini, masih terus bersabar untuknya.

Mungkin aku memang tidak sesabar dulu lagi. Iya, memang. Andai aku masih sekuat dulu, mungkin semuanya akan baik-baik saja, sayangnya semua berubah, dulu aku yang sangat sabar menghadapi dia dan apapun itu, sekarang sudah semakin menuntut untuk dihargai. Bukan sebagai bentuk balas dendam atas perbuatannya atau pemberontakan terhadapnya. Hanya saja mungkin aku sudah lelah untuk bersabar dan menjadi orang lain. Mungkin stock kesabaranku sudah semakin menipis, harus dicharge rupanya. "Yang perlu kamu tau, aku sangat menyayangimu, tidak peduli ada orang yang mempunyai sayang yang lebih besar untukku di luar sana, aku hanya ingin kamu. Aku sudah lelah untuk memulai hubungan baru dan mengenal orang lain dari awal lagi." Tapi, anyway, aku hanya berusaha menunjukkan aku yang sebenar-benarnya, bukan aku yang seharusnya.

“SOMETIMES I PRETEND TO BE NORMAL, BUT IT GETS BORING, SO I GO BACK TO BEING ME”

Rabu, 28 Januari 2015

Sudah Siapkah Saya???



Cukup beralasan sih kalo aku khawatir dengan hubungan ini – terlalu khawatir. Ada beberapa hal yang membuat aku terlalu khawatir dengan hubungan ini. Mulai dari dia yang terlalu cuek yang memungkinkan dia pergi begitu saja ketika ia sudah bosan, hingga masa lalunya yang gak akan pernah bisa ia kubur sampai kapanpun. Kenapa? Iya karena masa lalunya ada bersama dia saat ini dan entah samapi kapan lagi.

Mulai bingung ya dengan kata “Karena masa lalunya ada bersama dia saat ini dan entah samapi kapan lagi”. Mantan pacarnya dia yang aku kenal juga resmi jadi kakak iparnya,, iya mantan pacarnya itu menikah dengan kakak kandungnya sendiri. Bisa dibayangkan kan? 

Aku sih maunya ya biasa aja, si doi juga menyarankan dan terus memberi kepastian ke aku kalo semuanya itu udah beda, gak akan ada kok namanya CLBK, kan udah resmi jadi kakak ipar juga, gak mungkin ada tikung-menikung...awalnya sih aku ga percaya – gak mau percaya. Mana ada sih orang yang  gak akan ada berdebar-debar ato apalah itu kalo ketemu mantan pacar...pasti adalah...tapi lama – kelamaan ya aku mikirnya “ya udahlah ya, aku kan ga tiap hari juga bisa pantau dia, terserah deh apalah itu, percaya aja, anggap aja semuanya baik-baik aja dan akan selalu baik-baik aja” .

Mikirnya dia gimana yaa??? Bisa-bisanya gitu habis pacaran sama adiknya eh nikahnya malah sama kakaknya....oh Tuhann,,, rencana – Mu memang sungguh luar biasa....


Kayak FTV aja udah hidupnya, hidup ku dan hidup kita bersama, entah karena kebetulan saja atau memang Tuhan sudah mengetukkan palunya untuk takdir yang seperti ini.

Selasa, 02 Desember 2014

We are A good team Dude!

December, 2 2014

15 months. I can’t believe that ours are still being here until this day. We were not have any hopes actually, but the time shows us that we can create hopes in time they want to exist. We just go and trough this time as we are, you and i and we are both too. You didn’t give me any promises to be realized,while i hope to. I’m waiting for that hope together with the time which brings me to this stage with you. We did not create hopes, but those hopes which came after us. You have no any special things, but just being you is special for me, you treat me differently. I got shock at first, but then you trained me to understand that you are different indeed. I don’t know  what should i call those process, but i just got a new thing came to my life. Everything had changed. I’m new reborn. I feel like i’m a new of me. Is it good? I’m still don’t find the answer yet, but through this time, i know that it is something has to be appreciated.
15 months, yaaapp that the time i never expected before. As i sad before, we have no any goals for this kind of relationship. I mean, we just go through the process and don’t know what the end of it. The time answers my wondering along this process of believing, he changes in a good way. I know that there won’t be perfect in this world, but there will be an effort to be great. The standard of perfect will be different in every person, but now i know that i’m happy with you and that’s perfect to me.

Many things are bothering me and my mind. Some guys came after and try to change my mind. I ever get a temptation with that, but then unconciously, you are always making me back to walk in path that should be passed. You’re a nice guy recently, you treated me as yo should. I realize that we are not a perfect team in this way, but i believe that we will be a good team together.  Remember these days Dude, we don’t know when we will leave the days, but the memories we ever created will be eternal even when our soul has died. I never want to regret all of my past, but i’m always trying to say thanks to God that i’m here creating the memories with people who love me and care about me. You are great Dude, Happy anniversary for our UNEXPECTED RELAATIONSHIP. “I LOVE YOU” will not enough to being said to you, you just have to know that i’m always happy with you and i always want to live in hope with you...

Kamis, 18 September 2014

harapanku di Kamu! :)

Mungkin terlalu dini aku mengatakannya, mungkin terlalu cepat aku menyampaikan apa yang ingin aku sampaikan. Mungkin aku juga terlalu tergesa-gesa memilih mu untuk menjadi teman hidupku. Tapi aku tidak peduli. Semuanya berubah ketika kamu hadir mengisi hati yang sedang rapuh itu - sebenarnya. Tapi dengan sabar kamu menyembuhkan luka yang teramat dalam itu. Aku tidak tahu pasti apa yang membuatmu menyatakan perasaan sayangmu kala itu. Yang aku tahu ketulusan ada di matamu. Aku tidak peduli jika kamu hanya kebetulan saja menyayangiku kala itu, aku juga semakin tidak peduli ketika kamu mulai berubah dan menjaga jarak denganku. Yang aku yakini, ada hal-hal yang membuatmu begitu, yang akhir-akhir ini baru aku ketahui jawabnya. Menyakitkan sebenarnya, tapi aku tidak mau peduli dengan kesakitan itu. Yang aku tahu, aku menyayangimu, sudah cukup untukku.

Hingga kita sampai pada fase ini, aku bersyukur Tuhan telah mengirimkan Kamu untukku. Meski awalnya belum terlintas untuk benar-benar serius menjalani hubungan ini, tapi kamu menunjukkan sikap baik yang akhirnya membuatku memutuskan, "Iya, aku juga serius menjalani hubungan ini bersamamu.". Aku akui jika kekhawatiran itu terus mencoba menggerus kesabaranku. Tapi, aku yakin Tuhan tidak akan membiarkan aku terus berada dalam kekhawatiran ini terus menerus. Aku terus mencoba membangun kembali Tembok kepercayaanku yang pernah hancur karena rasa percayaku yang terlalu berlebihan untuk seorang manusia dulunya.

Terimakasih telah hadir untukku. Sudah cukup panjang proses yang kita jalani. Terjal memang, tapi aku yakin, Tuhan akan selalu memberikan kekuatan dan kesabaran untuk kita.

Aku gak minta apa-apa sayang, Bertahanlah untuk aku dan kita. itu saja. Terus seperti ini yaaa????? Aku sayang kamu "Pak Presidenku" ....

KEPUTUSAN BESAR

Ada saatnya kita akan berada pada titik ini. Entah, akan cepat atau lambat. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan sebenarnya, karena semua orang akan melewati fase ini. akan kemana hati dan jiwa ini akan tercurah? apa benar semua itu akan berlabuh padanya? Entahlah. aku tidak bisa memastikan untuk menjawab "IYA" untuk pertanyaan itu. Yang aku bisa hanyalah mencoba menjadi orang yang lebih baik setiap harinya, berharap akan ada lelaki baik pula yang akan menemaniku nanti. Tuhan lebih tahu apa yang benar-benar aku butuhkan. aku tahu, pada akhirnya semuanya akan memilih. aku tahu, pada akhirnya semuanya akan jelas terlihat. aku percaya, Tuhan tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya terluka - benar-benar terluka. Bersiaplah untuk segala putusan Tuhan. itu nyata! itu benar-benar ada. jika kamu sudah percaya dengan keputusan Tuhan mu, kekhawatiran yang terus ingin menggerus kesabaranmu akan hilang perlahan. Jangan khawatir kawan, semuanya akan baik-baik saja.